Review Film : Black Swan (2010)
Movie Review : Black Swan (2010)
Ø
Producer :
·
Scott Franklin
·
Brian Oliver
·
Mike Medavoy
·
Arnold Messer
Ø
Director/Sutradara : Darren Aronofsky
Ø
Cast/Pemain :
·
Natalie Portman (as Nina Sayers)
·
Mila Kunis (as Lily/Odile)
·
Vincent Cassel (as Thomas Leroy)
·
Winona Ryder (as Beth Macintyre)
·
Barbara Hershey (as Erica Sayers)
·
Benjamin Millepied (as David)
·
Sebastian Stan (as Andrew)
Apa yang terjadi/Alur Cerita :
Dalam kisahnya, Black swan merupakan kembaran yang merupakan
kebalikan dari White Swan. Nina Sayers (Natalie Portman) sangat berambisi untuk
mendapatkan peran “The Swan Queen” dalam pertunjukkan balet yang diadakan. Nina
kesulitan dalam memainkan dua peran yang bertolak belakang. Thomas Leroy
(Vincent Cassel) mengakui peran Nina dalam menjadi White Swan sudah sangat
bagus dan sempurna. Namun dalam peran Black Swan, Thomas ingin Nina menari
dengan lebih baik lagi dan masih dianggap kurang sempurna dan kurang cocok. Setelah
itu muncul balerina lain yang menginginkan peran The Swan Queen yang bernama
Lily (Mila Kunis) yang juga memiliki kemampuan yang hebat. Nina berusaha dengan
susah payah untuk menampilkan tarian dari peran White Swan dan Black Swan agar
Thomas ia tetap mendapatkan peran sebagai The Swan Queen. Psikologis Nina
terganggu karena adanya obsesi yang berlebihan untuk menampilkan tarian yang
sempurna.
Erica Sayers (Barbara Hershey) yang merupakan ibu dari Nina
menjadi salah satu penyebab kerusakan mental yang dialami Nina karena banyaknya
tekanan. Lily mencoba membuat Nina terhasut dengan menawarkan minuman
beralkohol, narkoba, dan pergaulan bebas. Lily juga membuat Thomas
mempertimbangkan ia menjadi pengganti Nina dalam peran The Swan Queen setelah
melihat Lily yang menampilkan peran Black Swan dengan baik. Nina mulai
merasakan keanehan dan mengalami berbagai ilusi yang menghantuinya. Ilusi Nina
menjadi semakin kuat yang menuntut agar ia dapat mendalami peran White Swan dan
Black Swan secara sempurna. Pada akhirnya, Nina tetap dapat menampilkan
penampilan terakhirnya dengan baik walaupun saat keadaan terluka dalam cerita.
Ciri Khas yang dimiliki tokoh :
·
Nina Sayers : Di dalam cerita ia digambarkan
sebagai wanita yang sangat ambisius dan penuh obsesi juga memiliki tekad yang
kuat walaupun memiliki mental yang terganggu.
·
Thomas Leroy : Memiliki sifat perfeksionis dan
sangat serius dalam pekerjaannya walaupun memiliki sifat yang buruk.
·
Odile/Lily : Lily juga memiliki sifat ambisius,
ia memiliki rasa iri pada pemeran utama dan memberikan pengaruh buruk dalam
cerita.
·
Erica Sayers : Terlalu berlebihan dalam menjaga
dan seringkali mengekang yang membuat Nina mendapatkan banyak tekanan.
Makna
yang terdapat pada film :
Sebuah jati
diri sebuah individu terdapat sisi buruk dan baik, setiap orang mempunyai
tingkat behaviris berbeda sejalan pada lingkungkan pembentuk. Pemahaman terhadap
jati diri adalah hal yang sangat penting, kontruksi pikiran serta faktor
terhadap lingkungan dapat mempengaruhi stimulus yang akan diterima setiap orang.
Kelebihan Film :
- Akting pemeran utama (Natalie Portman) yang sangat baik dan dapat menguasai karakter White Swan dan Black Swan.
- Alur yang yang menarik dan mendalam, menjelaskan dengan baik hal semacam latar belakang pemeran utama yang membentuk karakter menjadi semakin kuat.
- Musik, kamera, pencahayaan, dan sinematografi yang baik sehingga dapat membuat penonton lebih tegang dan menikmati film dengan lebih baik.
Kekurangan Film :
- Penonton yang belum memahami kisah Swan Lake kurang bisa memahami film ini dengan lebih dalam.
- Alur cerita menampilkan beberapa adegan berlebihan dan alur cerita yang berbelit-belit.
- Penggambaran-penggambaran gangguan psikologis yang ada pada pemeran utama dianggap terlalu berlebihan, menyeramkan dan kadang tidak terlilhat meyakinkan Alur cerita menampilkan beberapa adegan berlebihan dan alur cerita yang berbelit-belit.
Aspek Psikologi pada Film Black Swan :
Di dalam cerita, Nina berusaha membangun pikirannya untuk melakukan tindakan-tindakan yang dapat menciptakan stimulus yang muncul tanpa disadari akibat pengaruh lingkungan serta tekanan pada pemeran utama. Perilaku yang terlihat dapat diukur, digambarkan, dan diprediksi bagaimana tindakan itu akan muncul kembali sejalan terhadap kendali lingkungan.

Komentar
Posting Komentar